EFEK KRISIS AIR BERSIH

Krisis air bersih merupakan salah satu kondisi dimana kurangnya sumber air bersih dalam suatu daerah atau wilayah tertentu. Konsep lain yang juga mengungkapkan krisis air bersih sebagai salah satu bentuk kesulitan, memburuknya, ataupun menispisnya dalam memperoleh sumber air bersih. Beberapa faktor yang menyebabkan krisis air bersih adalah polusi air, overpolusi, penggunaan air secara berlebihan, sistem pertanian yang tidak efisien, konflik, jarak, dan kekeringan. Dengan kejadian tersebut pasti ada efek yang harus di tanggung, diantaranya sebagai berikut:

  1. Kelaparan

Apabila tidak adanya persediaan air maka pertanian yang ada tidak akan beroperasi untuk memenuhi kebutuhan sayuran maupun beras. Begitu juga hewan akan mati yang mengakibatkan kurangnya persediaan daging. Krisis air ini akan menyebabkan kelaparan secara masal di daerah yang sedang terjadi krisis air tersebut.

  1. Penyakit

Jiak di suatu daerah tidak memiliki akses air yang bersih, dan digunakan oleh masyarakat setempat untuk minum maupun mandi, maka secara tidak langsung bakteri maupun virus akan masuk ke dalam tubuh dan dapat menyebabkan penyakit bagi tubuh.

  1. Hilangnya Habitat dan Kerusakan Ekosistem

Air sebagai sumber kehidupan bagi manusia, hewan maupun tumbuhan. Jika terjadi kelangaan air atau krisis air makan akan terjadi kematian satwa liar dan beberapa hewan lainnya serta hilangnay tumbuhan. Hal ini akan berdampak pada kualitas hidup yang akan buruk

  1. Hilangnya Lahan Basah

Lahan bahan yang memiliki kemampuan alami dalam menahan air telah kering. Perilaku manusai merupakan salah satu penyebabnya, karena penggunaan air yang berlebihan, gangguan dengan akuifer bawah tanah, dan polusi.

  1. Isu Sanitasi

Jika orang-orang tidak diberikan sanitasi yang layak, makan penyakit yang terjadi akan lebih berkembang. Dan ini juga akan berdampak pada kesehatan mental seseorang termasuk kecemasan dan depresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *