Tangkuban Perahu, Wisata Bandung Bersejarah

Wisata Bandung satu ini siapa yang tak mengenalnya. Tekenal dengan sejarahnya yang melegenda, memiliki kearifan lokal tersendiri yang tak akan mampu digerus oleh zaman. Wisata alam gunung tangkuban perahu yang terletak di kota Bandung ini banyak diminati oleh wisatawan, baik lokal maupun asing. Gunung ini terlihat unik dengan bentuk seperti badan perahu yang terbalik. Sejarah yang kuat melekat pada gunung ini. Tentu kita ingat pada kisah dongen dan legenda yang ada dalam buku-buku cerita mengenai sangkuriang dan dayang sumbi. Terjalin kisah cinta trelarang antara ibu dan anak yang lama terpisah. Mari kita ulas sedikit mengenaikisah di balik gunung tangkuban perahu yang mungkin sudah diketahui banyak orang.

Pada zaman dahulu kala, ada seorang bernama dayang sumbi yang tinggal di hutan. Ia hidup bersama anjing jantan untuk menemaninya agar tidak sepi. Anjing tersebut merupakan rupa lain dari seorang pangeran yang dikutuk akibat melakukan suatu kesalahan. Suatu hari, anjing tersebut berubah menjadi laki-laki tampan sebagaimana wujud aslinya, lalu ia menjalin percintaan dengan dayang sumbi. Hamillah ia si dayang sumbi, namun pangeran tampan berubah menjadi anjing kembali. Setelah proses mengandung yang panjang, dayang sumbi melahirkan anak laki-laki, tanpa sengaja anak itu memukul kepala si anjing. Dayang sumbi pun marah, ia berkata secara tidak sengaja bahwa anjing tersebutlah ayah dari si anak. Namanya sangkuriang, pencetus wisata Bandung gunung tangkuban perahu.

Sangkuriang kabur dari rumah. Setelah lebih dari 20 puluh tahun, dayang sumbi tetap awet muda. Sangkuriang pun sudah menjelma menjadi laki-laki gagah dan tampan. Tanpa sengaja mereka berdua menjalin asmara. Sampai suatu ketika dayang sumbi melihat bekas luka di kepala sangkuriang yang ia ingat adalah luka pukulan darinya suatu kecil. Akhirnya dayang sumbi tersadar, bahwa laki-laki yang mencintainya adalah anaknya sendiri. Sangkuriang tak percaya kaan hal itu dan tetap ingin menikahi dayang sumbi. Dayang sumbi meminta syarat dibuatkan perahu dalam jangka waktu tertentu, namun ia curang dengan melarikan diri memohon pada yang kuasa untuk memusnahkan dirinya. Benarlah musnah si dayang sumbi, sangkuriang mengamuk lalu menendang perahu buatannya. Jadilah wisata Bandung gunung tangkuban perahu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *